MENGAPA KITA PERLU MERENCANAKAN INVESTASI
![]() |
| Iventasi (Ilustrasi) |
Salam Super.. hehe
Don't work for money forever, let the money work for you.
Mengapa kita perlu merencanakan Investasi?
Dalam kehidupan ini kita akan selalu menghadapi resiko-resiko yang berada di luar control kita, karena itu kita pun harus dengan cermat merencanakan keuangan untuk investasi.
Disarankan supaya tidak melakukan investasi apapun sebelum mempunyai dana darurat dan proteksi.
Prinsip utama dari merencanakan keuangan untuk investasi adalah mencari keuntungan (return) dari uang yang kita tanamkan. Banyak orang yang mempunyai uang lebih, tapi tidak tahu bagaimana cara memaksimalkan manfaat dari uang tersebut. Jika orang tersebut bisa memaksimalkan manfaat dari uang tersebut, maka uang itu akan terus berkembang dan pada akhirnya dapat membiayai kehidupan orang tersebut.
Jadi seperti tag line di atas, kita tidak boleh bekerja untuk mencari uang selama-lamanya, biarkan uang yang bekerja untuk kita. (untuk mempelajari hal tersebut dengan lebih mendalam, silahkan baca buku 'Rich Dad, Poor Dad' oleh Robert T. Kiyosaki)
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam merencanakan keuangan untuk investasi :
* Tujuan Investasi
* Jangka Waktu
* Profil Resiko Investor
* Likuiditas
Tujuan Investasi
Pada umumnya ada 3 tujuan orang dalam berinvestasi, yaitu :
*
Pendapatan (income)
Umumnya orang yang berinvestasi dengan tujuan ini, tidak terlalu mementingkan return atau keuntungan. Mereka sudah senang asal investasinya sudah menghasilkan. Sebaliknya dengan keamanan investasi, mereka sangat peduli. Mereka tidak menginginkan modal investasi sampai hilang.
*
Pertumbuhan Modal (capital growth)
Orang-orang yang berinvestasi dengan tujuan ini umumnya adalah orang-orang yang berani mengambil resiko (risk taker). Mereka mengharapkan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimum dan bisa menerima bila ternyata uang yang diinvestasikan habis.
*
Mempertahankan Modal (capital preservation)
Mereka yang berinvestasi dengan tujuan ini, umumnya adalah orang-orang yang tidak berani mengambil resiko (Risk avoider). Mereka tidak terlalu mengharapkan return yang maksimum, tetapi lebih menginginkan kepastian bahwa modal investasi tidak berkurang sama sekali.
Jangka Waktu
Yang dimaksud dengan jangka waktu (time horizon) adalah berapa lama investasi tersebut hendak dilakukan. Dengan mengetahui panjang-pendeknya rentang waktu yang dimiliki, maka seseorang dapat dengan lebih baik lagi memilih kendaraan investasinya. Secara umum pembagian waktu itu adalah sebagai berikut:
* Jangka Pendek, maksimum 1 tahun
* Jangka Menengah, 1 - 3 tahun
* Jangka Panjang lebih dari 3 tahun
Profil Resiko
Setiap orang mempunyai profil resiko yang berbeda-beda dan tidak permanen. Seseorang yang sekarang tidak mau berinvestasi di bidang yang beresiko tinggi, bisa saja menjadi mau dalam tahun-tahun mendatang. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi profil resiko seseorang misalnya : umur, tingkat pendidikan dan sumber dana. Secara umum pembagian profil resiko adalah seperti di bawah ini:
* Conservative
Ini adalah orang-orang yang tidak nyaman dengan resiko. Mereka enggan untuk berinvestasi di model investasi beresiko tinggi. Pilihan investasi yang dilakukan adalah low risk - low return
* Moderate
Ini adalah orang-orang yang masih mau berinvestasi dengan resiko, akan tetapi mereka lebih prefer untuk berinvestasi di model investasi yang tidak terlalu berisiko. Pilihan investasi yang dilakukan adalah medium risk - medium return
* Aggressive
Ini adalah orang-orang yang mau return tinggi. Mereka mengharapkan keuntungan maksimum dari investasinya. Mereka juga tidak terlalu bermasalah dengan resiko yang ada. Pilihan investasi yang dilakukan adalah high risk - high return
Likuiditas
Likuiditas adalah ukuran kemudahan suatu investasi untuk dicairkan atau dijadikan uang tunai (cash). Umumnya likuiditas berbanding terbalik dengan return. Semakin likuid suatu investasi, semakin kecil return yang dihasilkan demikian pula sebaliknya. Sebagai contoh, investasi di properti sampai saat ini adalah salah satu bentuk investasi dengan tingkat return yang paling tinggi, akan tetapi investasi ini adalah investasi yang paling tidak likuid. Seseorang tidak dapat dengan mudah menjual propertinya, sehingga walaupun return-nya tinggi investasi ini memerlukan rentang waktu yang panjang.
Kesimpulan
Investasi adalah salah satu bagian yang paling penting dari merencanakan keuangan seseorang. Investasi adalah kendaraan seseorang untuk mencapai financial freedom. Ada banyak faktor yang perlu di perhatikan oleh seseorang dalam merencanakan keuangan untuk investasi yaitu tujuan berinvestasi, jangka waktu investasi, profil resiko dan likuiditas dari investasi tersebut. Dengan menentukan faktor-faktor tersebut, seseorang dapat dengan mudah menentukan investasi apa yang paling cocok untuk dia lakukan..
